Sunday, 5 November 2017

Ules Ayam Bali




























































Ules Ayam Bali

      Maksud atau pengertian singkat tentang ules ialah dapat diartikan sebagai bentuk fisik yang muncul dari seekor ayam karena pengaruh dari gen atau keturunannya, entah dari induk ataupun pejantannya.

      Ules ayam sangatlah beragam dan memiliki nama nama yang unik untuk membedakannya. Ulesnya pun muncul bisa dari ujung kepala hingga ke kaki ayam tersebut. Sehingga orang orang di daerah Bali (tentunya yang mengenal ules) sangat mudah mengingat ayam peliharaan yang ia miliki ketika hilang.

      Petuah atau manfaat sering kali dikait-kaitkan dengan ules tersebut, entah benar atau tidak itu kepercayaan dari setiap individu orang yang mempercayainya.

     Berikut rangkuman mengenai beberapa ules ayam bali yang mungkin sedikit tidaknya dapat menambah wawasan yang ada miliki. Diantaranya:




        Jambul yaitu munculnya bulu yg lebih lebat juga lebih panjang pada bagian atas kepala ayam seperti benjolan. Bukan juga hanya karena bulu jambul ini bisa muncul karena kelainan gen tengkorak kepala ayam yang membesar pada bagian atas. Ini contohnya :
       





        Sandeh yaitu munculnya bulu memanjang atau yang terangkat seperti pada punduk kuda pada bagian leher belakang ayam. Untuk lebih jelas bisa lihat pada gambar.






        Bang Krana seperti dari namanya Bang dan Karna yaitu merah dan kuping/telinga jadi bangkarna ini bisa di artikan sebagai pembawaan dari gen ayam yang memunculkan warna merah pada bagian gelambir telinga ayam tersebut. Lihat gambat di bawah.






        Wok, ayam wok memiliki ciri tumbuhnya bulu halus yang nampak lebih kecil pada bagian leher dengan jumlah yg banyak seprti jenggot, namun ada juga yang tumbuh sedikit namun namapak .

                     






        Lekong, yaitu sebutan untuk ayam dengan ciri gelambiran pada janggut ayam napak lebih pendek dari ayam biasanya .

                   





        Janggar lekong, yaitu jengger ayam dengan ukuran lebih kecil dari biasanya.






        Sangkur, yaitu ciri atau kelainan ekor yang membedakan. Ayam sangkur tidak memiliki ekor seperti ayam pada umunya. Ayam sangkur juga ada berbagai macam seperti sangkur tiding, sangkur udang, sangkur sroyol dan sangkur sempret.






        Mutan Pandan, yaitu munculnya warna putih pada pangkal ekor dari ayam tersebut. Namun pada ayam putih akan tidak namapak, karena sama dengan warna dasar bulunya.






        Papak yaitu bulu ayam yang membedakan, tumbuhnya bulu yang pada ujungnya berbentuk bulat. Tidak seperti bulu ayam jantan yang biasanya ujung bulunya runcing, atau bisa di sebut ayam jantan dengan bulu betina.







        Rangdunan, yaitu urutan sisik pada kaki ayam yang berjejer 3 kesamping, melebihi 3 deret dari atas ke bawah.







        Dimpil yaitu munculnya jari tambahan dibagian jari belakang ayam. Jika pada bagian kanan disebut dimpil tengen dan bila di bagian kiri disebut dimpil aneh. Jika pada kedua kaki disebut dimpil karo.                  







        Godeg/godek yaitu tumbuhnya bulu pada ruas kaki bersisik, biasanya pada tampak depan. Godeg ada dua jenis yaitu godeg garang dan godeg drupa. Yang membedakanya, Godeg garang yaitu tumbuhnya bulu pada ruas kaki bersisik dengan jumlah yang relatif sedikit, melainkan godeg drupa sebaliknya jumlah bulu pada kakinya jumlahnya lebih banyak dan lebat







        Mianaan yaitu wana kulit di kepala ayam terlihat menghitam, atau namapak hitam.





      



Wednesday, 11 October 2017

Ayam Sapu Jagat

































































Ayam Sapu Jagat




      Dari namanya ayam ini cukup aneh, mempunyai ciri khas yang mudah dibedakan. Yaitu ayam dengan bulu ekor yang panjangnya melebihi bulu ekor ayam biasanya ( ikuh sembur ), ekor ayam tersebut bisa sampai terurai ke tanah.

      Ayam ini sama seperti ayam biasa pada umumnya hanya pada ekor yang mebedakan, ayam sapu jagat ini juga bisa mempunyai kolaborasi ules dan warna yang beraneka ragam. Dan kemunculanya juga biasanya menarik simpati banyak orang pada arena tajen jika di adu. Karena mempunyai pengaruh atau juga bisa di sebut "dampuk".

      Namun sampai saat ini ayam sapu jagat ini sudah mulai jarang, karena tak semua anakannya akan menyerupai induknya, sehingga ayam ini langka dan agak sulit di jumpai.

      Banyak orang yang menyukai ayam ini, semoga tak terkalahkan oleh gen ayam luar negeri. Kebanyakan orang sekarang lebih banyak mengembangkan jenis jenis inpor karena kecepatan dari gerakan kakinya, yang menjadi kekutan saat bertarung.

Saturday, 30 September 2017

Ayam Penjor Petung
























































Sehelai Bulu Hitam Mempesona




      Ules siap (ciri khas dari pembawaan ayam) ada berbagai macam, dan tentunya membawa petuah ataupun pengaruh dalam pertandingan (tajen). 

      Ayam penjor petung salah satunya merupakan ules ayam yang membawa pengaruh besar di arena tajen, sering juga dikatakan ules dampuk.

      Bagi pecinta ayam serawah bisa mengoleksi ayam tersebut, sering kali di arena tajen muncul ayam serawah dengan bulu hitam se helai pada bulu ekor lanangnya.


      Memang ayam yang sangat unik dari keseluruhan warna bulunya memang putih tapi muncul sehelai bulu hitam pada ekor lanangnya sungguh jarang untuk di temui. Namun ingat rezeki urusan kalah menang itu biasa, sudah ada yang mengatur. Tapi kebanyakan pembawaan ayam ini membawa pengaruh menang jika pas lawan mainya dan juga pada hari baiknya.

      Masih banyak sekali ules ayam di bali yang dampuk (sering menang) yang akan memberi nilai lebih untuk memilikinya. Misalkan dari harga, sudah barang tentu pasti lebih mahal dari ayam dengan ules yang biasa. Silakan simak juga ules ayam yang lain pada potingan saya yang berikutnya. Terimakasih sudah mau membaca semoga bisa menambah wawasan anda.