Thursday, 3 January 2019

Ayam tanpa bulu, GEDOGLAGAN

































































Ayam tanpa bulu, cerita khas bali. Ketika zaman dahulu, cerita I Gedoglagan yang sering didengarkan pada zaman kanak-kanak sangatlah menarik. Yaitu diceritakan tentang kehidupan sekor ayam Hitam pada cerita (satwa) I Siap Selem, yang mempunyai 7 ekor anak dan salah satunya lahir tanpa bulu yang bernama "I Gedoglagan". Cerita tersebut menggambarkan kasih sayang sang ibu "I Siap Selem" dan kecerdikan dari "I Gedoglagan" mengalahkan si kucing hitam "Meng Kuuk".


“Ngik ngak ngik nguk gigi pungak nyaplok batu. Ngik ngak ngik nguk gigi pungak nyaplok batu.”


Begitulah sekilas nyanyian dan ledekan yang dilontarkan ketika "I Gedoglagan" lepas dari perangkap sang kucing hitam "Meng Kuuk" hingga ia menerka batu sampai mengakibatkan taringnya patah ditipudaya oleh " I Gedoglagan" sang ayam yang lahir tanpa bulu tersebut.

Itu cerita sekilas mengingatkan saya pada masa anak-anak dulu. Dan memang pada masa itu juga pernah ada anakan ayam, bahkan ketika menjadi ayam yang sudah dewasa juga tanpa memiliki bulu pada tubuhnya. Yang di abadikan dalam cerita tetsebut. Kelainan genetika tersebut bisa saja muncul, tapi jarang sekali untuk bisa kita temui pada masa sekarang.

Sampai kemudian di luar negeri, seorang ahli genetika yang berasal dari Israel, bernama Avidgor Chaner berhasil mengkreasikan ayam telanjang, alias tanpa bulu pertama di dunia dengan cara melakukan kawin silang antara ayam broiler dan juga ayam featherless neck atau leher tanpa bulu.

Chaner beserta rekan ilmuan lainnya mengerjakan proyek ‘uniknya’ ini di fakultas genetika di Institut Agronomi Rehovot. Yang bukanya cuman asal-asalan saja, tapi penelitian ini sebenarnya bertujuan untuk menciptakan ayam potong yang lebih praktis dalam hal pembersihan bulunya juga agar mampu bertahan pada daerah beriklim panas.

Berikut gambarnya :




Saturday, 29 December 2018

Ayam salah sepatu, ada yg pernah liat ??






























































Salah sepatu ? Beda warna ? Lihat penamapakan gen ayam ini




        Kelainan gen seperti perbedaan warna kaki mungkin bisa saja terjadi pade seekor ayam, entah dari gen iduk atau pun pejantannya .

        Itu bisa terjadi pada bagian tubuh ayam tersebut. Tidak menutup kemungkinan juga dapat muncul pada kakinya. Seperti pada bagian gambar diatas ayam tersebut memiliki perbedaan warna kaki antara kaki kanan dan kaki kirinya. Sungguh jarang jarang untuk ditemukan ayam dengan keunikan seperti ini.

        Di daerah Bali gen ayam seperti ini di sebut ules (pembawaan ayam) ayam kaki "seliwah". Biasanya terdapat kolaburasi warna bermacam-macam tergantung gen induk dan pejantannya. Misalnya bisa saja warna hitam di kaki kiri dan warna putih di kanan, atau seperti pada gambar di atas warna hijau di kaki kanan dan warna kuning di kaki kiri dan atau bisa juga kolaborasi warna lainya.

        Berikut bisa dilihat pada gambar dibawah, ayam buik (sebutan salah satu warna dalam Ayam Bali) tersebut memiliki perbedaan warna di setiap sisinya.



                  




        Berikut dengan warna bulu lainya, untuk Ayam Bali disebut klawu.










Friday, 7 September 2018

Ayam Cemani


































































                   Ayam Cemani





         Ada yg sudah pernah melihat langsung wujudnya ? Mungkin sebagian orang belum pernah melihat sosok ayam tersebut. Padahal Ayam Cemani ini merupakan ayam lokal asli Indonesia. Tapi keberadaanya yang langka dan harganya juga mengejutkan membuat ayam ini menjadi ayam sepesial, yang jarang untuk kita bisa temui.

         Hitam Legam, itu lah arti kata Cemani yang diartikan dari bahasa Sansekerta. Dan memang kenyataan dari bentuk dan ciri fisiknya berwarna hitam keseluruhan. Bukan hanya tampak fisik luarnya saja yang nampak berwarna hitam, bahkan sampai dagingnya pun berwarna hitam, begitu juga tulang, darah hingga bagian dalam (jeroan) berwarna hitam.

         Menurut beberapa peneliti, warna hitam dari ayam Cemani tersebut merupakan akibat dari kondisi genetik unik yang disebut fibromelanosis. Kondisi inilah yang menyebabkan mutasi sel yang diketahui berfungsi di sel tubuh ayam Cemani tersebut. Ada juga ilmuan lain yang berpendapat, bahwa gen yang bermutasi ini merupakan gen "endothelian-3" (EDN-3) adalah gen yang membuat lapisan sel epidemis diseluruh badan tubuh ayam tersebut menghasilkan warna (pigmen) hitam. Ayam Cemani yang sudah berusia dewasa, jumlah gen EDN-3 meningkat lebih dari 10 kali lipat dibandingkan dengan ayam biasa.

         Mau tau harganya ? Ayam cemani ini memiliki harga jual yang mengejutkan  antara 25 - 40 jutaan perekornya. Itu dikarenakan ayam tersebut langka. Jadi jika ingin berbisnia ayam tersebut ya harus siap modal yang lebih untuk diternakan. Pasalnya juga menurut mitos, ayam Cemani tersebut bisa mendatangkan rezeki besar dan membuat pemiliknya beruntung. Bahkan diyakini ayam cemani mempunyai kekuatan magis dan bisa menolak bala yang dilakukan oleh makhluk halus.


Sunday, 26 August 2018

Warna Kaki Ayam

























































Warna Kaki Pada Ayam

      Ayam di daerah Bali dapat dibedakan bukan hanya terletak pada bulunya namun warna kaki juga dapat membedakan antara ayam satu dengan ayam yang lainnya. Warna dari ayam tersebut memiliki sebutan berbeda-beda sesuai corak yang terdapat pada ayam tersebut.

       Misalnya dapat di contohkan ketika orang mencari ayam untuk bahan upacara, mencari ayam "Se Kedas" dan "Se Kuning" walaupun warna bulu ayam tersebut sama namun kaki dari masing-masing ayam tersebut berbeda jika "Se Kedas" warna kakinya putih melainkan jika "Se Kuning" kakinya berwarna kuning.

       Berikut beberapa contoh kaki ayam dengan corak warna dan sebutannya :


* Putih dengan sebutan "Kedas", corak warna kaki ayam yang napak putih bersih, tidak memiliki bercak warna lain .



* Kuning disebut "Kuning" juga, corak warna kaki ayam yang susuai namanya yaitu kuning, entah itu kuning pekat ataupun agak samar.




* Biru, biasanya warna kaki ayam biru menujukan warna biru pekat (tua) atau mungkin warna abu-abu.



* Hitam disebut "Nyelem/Badeng", Corak kaki ayam yang nampak hitam. Tapi tanpa warna kebiruan.



* Hijau disebut "Alab", terkadang corak warna dasar dari kaki ayam dengan kaki warna hijau terdapat warna kuning, namun tetap dinamakan "alab" (hijau). Tapi terdapat juga warna yang memang hijau.



* Merah disebut "Barak" atau juga "Brahma", biasanya memiliki corak warna dasar putih kemerahan. Jarang sekali yang berwarana merah pekat.





* Tompel disebut "Muhmuh" yaitu warna kaki ayam dengan dasar putih kemudian terdapat bercak hitam di beberapa sisinya.



* Bintik-bintik disebut "Rajah" biasanya warna rajah ini memiliki warna dasar kuning kemudian terdapat bintik-bintik hitam bulat.



* "Seliwah" ini sebutan untuk ayam dengan warna kaki yang berbeda antara kaki kanan dan kaki kirinya. Mungkin kombinasi Kuning di kiri dan hijau di kanan, dan atau juga warna lainnya.


Saturday, 3 February 2018

Bebotoh lan Momotoh






























































Bebotoh dados, nanging sampunang momotoh




                   Tajen.

            Dibalik nama yang pendek yang tertulis. Namun terkandung banyak unsur perdebatan di dalamnya. Tajen awalnya hanya sebuah tradisi tabuh rah yang di lakukan oleh leluhur umat hindu di daerah Bali, namun sekarang sudah di larang karena dalam tajen tersebut di kaitkan dengan judi di dalamnya.

            Hingga munculah penggrebekan dan persepsi negatif tentang tajen tersebut.

            Pengenalan singkat tentang Sejarah Tajen di daerah Bali, Tajen adalah sebutan tabuh rah yang dapat diartikan meneteskan darah ke bumi yang merupakan bagian dari ritual bhuta yadnya sebagai salah satu simbol permohonan agar bhuta (pengaruh negatif) tidak mengganggu kehidupan manusia, dan terhindar dari marabahaya. Dulu tajen diadakan untuk memenuhi runtutan kegiatan upacara yadnya berupa tabuh rah tersebut, ada juga menggunakan media lain berupa tajen nyuh (kelapa) dan tajen taluh (telor), yang menggunakan media kelapa atau telor ayam.

            Pergeseran nilai dari tajen atau tabuh rah tersebut kian terjadi hingga tajen sekarang banyak diadakan untuk kepentingan klompok tertentu, bukan untuk kepentingan upacara. Karena orang tertentu melirik hasil dari kegiatan judi tajen tersebut.

            Masalah yang ditimbulkan pun semakin kompleks, karena maraknya judi tajen tersebut. Mulai dari masalah finansial, mental, hingga faktor lain yang menyebabkan permasalahan, misalkan saja pada rumah tangga.

            Bebotoh begitulah sebutan untuk orang yang sering mengikuti kegiatan dalam tajen tersebut. Momotoh merupakan sebutan untuk bebotoh yang tidak mampu mengendalikan dirinya ketika perjudian hingga berujung menghasilkan efek negatif dalam setiap tindakannya. Momotoh ini yang kurang baik, momotoh itu merupakan gabungan dua buah kata yaitu momo dan toh, momo yaitu kegiatan atau sifat yang loba, dan toh adalah taruhan yang digunakan. Jadi momotoh itu merupakan sifat atau juga kegiatan orang yang tidak mampu mengendalikan dirinya atau loba untuk melakukan taruhan dalam kegiatan judi tajen dan menghasilkan dampak negatif. Jika saja tajen dilakukan tanpa taruhan mungkin sampai saat ini tidak akan dilarang keberadaanya.

            Maka dari itu sikapilah dengan bijak tajen tersebut sehingga tidak berdampak negatif dalam kehidupan dan untuk orang lain juga. Jangan hanya menilai tajen dari sisi buruknya, dan juga jangan menganggap tajen itu lahan untuk mencari uang. Tajen itu runtutan upacara yang sudah menjadi budaya sejak dulu, juga sebagai hiburan bukan berharap selalu menang dan mendapatkan rezeki dari kegiatan tersebut. Jangan sampai mendahulukan kepentingan untuk bertaruh dalam judi tajen dari pada kepentingan keluarga yang lebih bermanfaat.

            Ingat " Di Tajen Peluang Sugih Ade, Nanging Lacur Sube Pasti " dalam dunia judi tajen peluang untuk mendapat uang instan untuk menjadi orang kaya pasti ada, namun kemelaratan sudah pasti akan terjadi.

            Mohon maaf apabila ada kesalahan kata-kata yang menyinggung pihak tertentu, ini hanya sebuah artikel yang sedikit tidaknya menggambarkan keadaan dalam dunia judi tajen saat ini, dan semoga bermanfaat untuk di baca. Jika anda sependapat bisa share artikel ini, dan juga apabila ada masukan silahkan bisa anda tulis di kolom comentar. Terimakasih




           

Sunday, 5 November 2017

Ules Ayam Bali




























































Ules Ayam Bali

      Maksud atau pengertian singkat tentang ules ialah dapat diartikan sebagai bentuk fisik yang muncul dari seekor ayam karena pengaruh dari gen atau keturunannya, entah dari induk ataupun pejantannya.

      Ules ayam sangatlah beragam dan memiliki nama nama yang unik untuk membedakannya. Ulesnya pun muncul bisa dari ujung kepala hingga ke kaki ayam tersebut. Sehingga orang orang di daerah Bali (tentunya yang mengenal ules) sangat mudah mengingat ayam peliharaan yang ia miliki ketika hilang.

      Petuah atau manfaat sering kali dikait-kaitkan dengan ules tersebut, entah benar atau tidak itu kepercayaan dari setiap individu orang yang mempercayainya.

     Berikut rangkuman mengenai beberapa ules ayam bali yang mungkin sedikit tidaknya dapat menambah wawasan yang ada miliki. Diantaranya:




        Jambul yaitu munculnya bulu yg lebih lebat juga lebih panjang pada bagian atas kepala ayam seperti benjolan. Bukan juga hanya karena bulu jambul ini bisa muncul karena kelainan gen tengkorak kepala ayam yang membesar pada bagian atas. Ini contohnya :
       





        Sandeh yaitu munculnya bulu memanjang atau yang terangkat seperti pada punduk kuda pada bagian leher belakang ayam. Untuk lebih jelas bisa lihat pada gambar.






        Bang Krana seperti dari namanya Bang dan Karna yaitu merah dan kuping/telinga jadi bangkarna ini bisa di artikan sebagai pembawaan dari gen ayam yang memunculkan warna merah pada bagian gelambir telinga ayam tersebut. Lihat gambat di bawah.






        Wok, ayam wok memiliki ciri tumbuhnya bulu halus yang nampak lebih kecil pada bagian leher dengan jumlah yg banyak seprti jenggot, namun ada juga yang tumbuh sedikit namun namapak .

                     






        Lekong, yaitu sebutan untuk ayam dengan ciri gelambiran pada janggut ayam napak lebih pendek dari ayam biasanya .

                   





        Janggar lekong, yaitu jengger ayam dengan ukuran lebih kecil dari biasanya.






        Sangkur, yaitu ciri atau kelainan ekor yang membedakan. Ayam sangkur tidak memiliki ekor seperti ayam pada umunya. Ayam sangkur juga ada berbagai macam seperti sangkur tiding, sangkur udang, sangkur sroyol dan sangkur sempret.






        Mutan Pandan, yaitu munculnya warna putih pada pangkal ekor dari ayam tersebut. Namun pada ayam putih akan tidak namapak, karena sama dengan warna dasar bulunya.






        Papak yaitu bulu ayam yang membedakan, tumbuhnya bulu yang pada ujungnya berbentuk bulat. Tidak seperti bulu ayam jantan yang biasanya ujung bulunya runcing, atau bisa di sebut ayam jantan dengan bulu betina.







        Rangdunan, yaitu urutan sisik pada kaki ayam yang berjejer 3 kesamping, melebihi 3 deret dari atas ke bawah.







        Dimpil yaitu munculnya jari tambahan dibagian jari belakang ayam. Jika pada bagian kanan disebut dimpil tengen dan bila di bagian kiri disebut dimpil aneh. Jika pada kedua kaki disebut dimpil karo.                  







        Godeg/godek yaitu tumbuhnya bulu pada ruas kaki bersisik, biasanya pada tampak depan. Godeg ada dua jenis yaitu godeg garang dan godeg drupa. Yang membedakanya, Godeg garang yaitu tumbuhnya bulu pada ruas kaki bersisik dengan jumlah yang relatif sedikit, melainkan godeg drupa sebaliknya jumlah bulu pada kakinya jumlahnya lebih banyak dan lebat







        Mianaan yaitu wana kulit di kepala ayam terlihat menghitam, atau namapak hitam.





      



Wednesday, 11 October 2017

Ayam Sapu Jagat

































































Ayam Sapu Jagat




      Dari namanya ayam ini cukup aneh, mempunyai ciri khas yang mudah dibedakan. Yaitu ayam dengan bulu ekor yang panjangnya melebihi bulu ekor ayam biasanya ( ikuh sembur ), ekor ayam tersebut bisa sampai terurai ke tanah.

      Ayam ini sama seperti ayam biasa pada umumnya hanya pada ekor yang mebedakan, ayam sapu jagat ini juga bisa mempunyai kolaborasi ules dan warna yang beraneka ragam. Dan kemunculanya juga biasanya menarik simpati banyak orang pada arena tajen jika di adu. Karena mempunyai pengaruh atau juga bisa di sebut "dampuk".

      Namun sampai saat ini ayam sapu jagat ini sudah mulai jarang, karena tak semua anakannya akan menyerupai induknya, sehingga ayam ini langka dan agak sulit di jumpai.

      Banyak orang yang menyukai ayam ini, semoga tak terkalahkan oleh gen ayam luar negeri. Kebanyakan orang sekarang lebih banyak mengembangkan jenis jenis inpor karena kecepatan dari gerakan kakinya, yang menjadi kekutan saat bertarung.